Sinau bareng

Rabu, 10 Mei 2017

Biografi KH Hasyim Muzadi

Tak bisa dipungkiri bahwa Islam di Indonesia merupakan Islam yang begitu banyak mendapatkan perhatian dari dunia internasional. Islam di Indonesia dikatakan lebih bisa menjaga perdamaian dengan toleransi keberagamaan yang sangat tinggi. Ada banyak tokoh Islam toleransi yang muncul di Indonesia. Bukan saja diakui di Indonesia, para ulama yang menjunjung tinggi toleransi dalam beragama ini juga mendapatkan apresiasi yang sangat luar biasa dari dunia internasional.



KH. Hasyim Muzadi

Selain Gus Dur, nama besar ulama Indonesia yang sepak terjangnya diakui oleh dunia internasional adalah sosok profil KH. Hasyim Muzadi. Sama dengan Gus Dur, KH. Hasyim Muzadi juga adalah seorang Ketua Umum PBNU yang notabene adalah organisasi Islam terbesar bukan saja di Indonesia, namun juga di dunia. Pemikiran-pemikiran cerdas dari KH. Hasyim Muzadi ini begiu brilian dan sangat relevan dengan perkembangan Islam kekinian. Selalu banyak yang menantikan ulasan dan pendapat beliau terkait masalah yang sedang dihadapi oleh masyarakat maupun negara, terutama mengenai radikalisme.

Cara pandang KH. Hasyim Muzadi yang selalu bisa menenangkan adalah kelebihan beliau dalam menghadapi persoalan bangsa. Dalam perjalanan karirnya, KH. Hasyim Muzadi tidak bisa dilepaskan dari Nahdlatul Ulama. KH. Hasyim Muzadi semenjak masih muda sudah berkecimpung di ke NU an, dan ini kelihatannya sudah mendarah daging. Keilmuan beliau mengani Islam tentu kita sepakat bahwa beliau adalah Ulama besar yang sangat mumpuni di berbagai bidang ilmu agama.
Di Indonesia, sosok profil KH. Hasyim Muzadi ini dikenal sebagai seorang Ulama yang dikenal selalu membawa nafas nasionalis dan pluralis. Sama seperti pendahulunya, Gus Dur, KH. Hasyim Muzadi selalu membawa nafas nasionalisme anti radikalisme dan selalu menjaga kerukunan antar umat beragama melalu nafas pluralisme. Perjuangan KH. Hasyim Muzadi untuk Nahdlatul Ulama dan Indonesia tentu kita semua sudah mengetahuinya, terutama dalam menjaga NKRI dari ancaman radikalisme.

Profil dan Biodata Lengkap KH. Hasyim Muzadi
Nama: KH Achmad Hasyim Muzadi(KH Hasyim Muzadi)
Tanggal Lahir: 8 Agustus 1944
Kota Lahir : Bangilan, Tuban,
Jabatan: Ketua Umum PB Nahdlatul Ulama (1999-2004 dan 2004-2009)
Istri : Hj. Mutammimah
Anak : Enam orang (3 putra dan 3 putri)
Ayah : H. Muzadi
Ibu : Hj. Rumyati
Kemampuan Bahasa : Indonesia, Arab, Inggris

Riwayat Pendidikan KH. hasyim Muzadi
Madrasah lbtidaiyah Tuban-Jawa Timur 1950-1953
SD Tuban-Jawa Timur 1954-1955
SMPN I Tuban-Jawa Timur 1955-1956
KMI Gontor, Ponorogo-Jawa Timur 1956-1962
PP Senori, Tuban-Jawa Timur 1963
PP Lasem-Jawa Tengah 1963
IAIN Malang-Jawa Timur 1964-1969
Bahasa 1972-1982

Perjalanan Karir KH. Hasyim Muzadi
Membuka Pesantren Al-Hikam di Jalan Cengger Ayam, Kodya Malang
Anggota DPRD Kotamadya Malang dari PPP
Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN), Malang
Anggota DPRD Tingkat I Jawa Timur 1986-1987

Karir Organisasi KH. Hasyim Muzadi
Ketua Ranting NU Bululawang-Malang, 1964
Ketua Anak Cabang GP Ansor Bululawang-Malang 1965
Ketua Cabang PMII Malang 1966
Ketua KAMMI Malang 1966
Ketua Cabang GP Ansor Malang 1967-1971
Wakil Ketua PCNU Malang 1971-1973
Ketua DPC PPP Malang 1973-1977
Ketua PCNU Malang 1973-1977
Ketua PW GP Ansor Jawa Timur 1983-1987
Ketua PP GP Ansor 1987-1991
Sekretaris PWNU Jawa Timur 1987-1988
Wakil Ketua PWNU Jawa Timur 1988-1992
Ketua PWNU Jawa Timur 1992-1999
Ketua Umum PBNU 1999-2004
Ketua Umum PBNU 2004-2009
Anggota DPRD Tingkat II Malang-Jawa Timur

Karya Tulus Buku KH. Hasyim Muzadi
Membangun NU Pasca Gus Dur, Grasindo, Jakarta, 1999.
NU di Tengah Agenda Persoalan Bangsa, Logo, Jakarta, 1999.
Menyembuhkan Luka NU, Jakarta, Logos, 2002
Itulah sedikit informasi terkait biodata dan profil KH. Hasyim Muzadi yang bisa kami sampaikan untuk Anda semua. Semoga informasi yang sedikit tersebut bisa menambah pengetahuan kita terkait KH. Hasyim Muzadi. Dan jika dirasa ada informasi dan data yang kurang tepat terkait KH. Hasyim Muzadi, kami mohon para pembaca semua berkenan memberikan koreksi. Koreksi bisa Anda sampaikan melalui kotak kolom komentar yang sudah kami sediakan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Batasan Aurat Wanita

Aurat adalah mahkota insan yang harus ditutupi dari pandangan yang bukan muhrimnya. Tidak hanyasaat melakukan shalat, namun di luar shalat p...